Terjemahkan 16 digit NIK menjadi informasi wilayah, tanggal lahir, jenis kelamin, dan umur — divisualkan dalam bentuk kartu, tanpa menyentuh data pribadi.
NIK (Nomor Induk Kependudukan) adalah nomor identitas tunggal yang terdiri dari 16 digit angka dan tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) setiap warga negara Indonesia. NIK bersifat unik dan tetap — diterbitkan sekali seumur hidup dan tidak berubah meskipun seseorang pindah domisili, menikah, atau mengganti KTP. Nomor ini menjadi dasar penerbitan dokumen kependudukan lain seperti paspor, SIM, NPWP, polis asuransi, dan rekening bank.
Berbeda dengan angka acak, NIK disusun dengan pola baku yang bermakna. Setiap kelompok angka mewakili informasi tertentu:
Dua digit pertama menunjukkan provinsi tempat NIK diterbitkan. Contoh: 31 = DKI Jakarta, 32 = Jawa Barat, 35 = Jawa Timur.
Menunjukkan kabupaten atau kota. Kode 01–69 untuk kabupaten, 71–99 untuk kota.
Menunjukkan kecamatan tempat pendaftaran penduduk.
Tanggal lahir. Khusus perempuan ditambah 40 sebagai penanda jenis kelamin.
Bulan lahir dalam format dua digit (01–12).
Dua digit terakhir tahun lahir.
Nomor urut komputerisasi untuk membedakan penduduk dengan data yang sama, mulai 0001.
Untuk membedakan jenis kelamin langsung dari NIK tanpa data tambahan, digunakan aturan sederhana: tanggal lahir perempuan ditambah 40. Artinya:
Contoh: seseorang lahir tanggal 15 → jika laki-laki ditulis 15, jika perempuan ditulis 55 (15+40).
Ambil contoh NIK 3171015503950002:
Hasil: perempuan kelahiran 15 Maret 1995, terdaftar di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
NIK (Nomor Induk Kependudukan) adalah nomor identitas tunggal 16 digit yang tercantum pada KTP setiap penduduk Indonesia. NIK bersifat unik, tidak berubah seumur hidup, dan diterbitkan sekali seumur hidup oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Struktur NIK adalah PP-KK-CC-TTBBYY-SSSS: 2 digit kode provinsi, 2 digit kode kabupaten/kota, 2 digit kode kecamatan, 6 digit tanggal-bulan-tahun lahir, dan 4 digit nomor urut.
Untuk membedakan jenis kelamin langsung dari NIK, tanggal lahir perempuan ditambah angka 40. Contoh: perempuan lahir tanggal 15 ditulis 55 (15+40), sedangkan laki-laki tetap 15.
Tidak. CekNIK.id hanya membaca struktur angka NIK dan tidak terhubung ke database kependudukan mana pun. Kami tidak dapat dan tidak akan menampilkan nama, alamat, atau data pribadi pemilik NIK, sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Aman. NIK diproses langsung untuk diterjemahkan strukturnya dan tidak disimpan di server kami. Tidak ada data pribadi yang diakses maupun direkam.
Empat digit terakhir adalah nomor urut komputerisasi. Nomor ini membedakan penduduk yang lahir pada tanggal, wilayah, dan jenis kelamin yang sama, dimulai dari 0001.
Kembali ke halaman utama Cek NIK.